A. Pengertian Tanda Baca
Tanda baca merupakan tanda yang dipakai dalam sistem ejaan, contohnya seperti titik, koma, titik dua. Tanda baca ini berperan untuk menunjukkan struktur dan organisasi suatu tulisan, dan juga intonasi serta jeda yang dapat di sewaktu pembacaan.
B. Fungsi Tanda Baca
Dalam sebuah tulisan, tanda baca memiliki beberapa kegunaan atau fungsi, antara lain:
- Mengatur adanya jeda ketika kita membaca suatu kalimat.
- Mengatur intonasi dalam pembacaan suatu kalimat.
- Memberikan penegasan kalimat.Contohnya seperti kalimat tanya, kalimat perintah dan lain sebagainya.
- Untuk menggambarkan struktur kata atau kalimat yang ada dalam sebuah tulisan.
- Untuk menunjukkan tata kata yang ada di dalam sebuah tulisan.
Penggunaan tanda baca ini disesuaikan dengan maksud apa yang ingin disampaikan oleh penulis. Sehingga, seperti yang di tau, ada banyak macam-macam tanda baca dengan fungsi-fungsinya masing-masing.
Contoh : koma, titik, tanda tanya, tanya seru, dan yang lainnya.
a. Tanda Titik (.)
Tanda titik digunakan untuk mengakhiri sebuah kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
Contoh: Saya mau sukses.
b. Tanda Koma (,)
Tanda koma digunakan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat. Tanda koma digunakan sebagai pemerinci dalam kalimat yang memiliki subjek, objek, atau kata keterangan lebih dari dua. Khusus kata terakhir, letakkan tanda koma sebelum dan atau kata hubung.
Contoh: saya pergi belanja dan membeli, baju, dan jilbab di toko.
C. Tanda Hubung (-)
Tanda hubung digunakan untuk menghubungkan kata ulang yang digunakan untuk menyambung kata dalam bahasa Indonesia dengan bahasa asing.
Contoh:
1. Anak-anak sedang bermain di taman.
2. Dia kemarin meng-upload foto terbaru di F
d. Tanda Tanya (?)
Tanda tanya digunakan untuk mengakhiri sebuah kalimat tanya. Dalam kalimat tanya, tanda ini juga berfungsi sama seperti tanda titik. Jadi, gunakan huruf kapital setelah tanda tanya.
Contoh: apakah kamu baik-baik saja?
e. Tanda Seru (!)
Tanda seru digunakan pada sebuah kalimat perintah atau seruan. Tanda ini juga bersifat seperti tanda titik.
Contoh: kamu harus rajin belajar!
f. Tanda Kurung ()
Tanda kurung digunakan untuk menjelaskan istilah yang belum diketahui banyak orang. Terdapat beberapa penggunaan tanda kurung yang tepat, seperti:
1. Tanda kurung digunakan untuk memberi keterangan tambahan dan penjelasan lebih lanjut.
Contoh: Nisa merupakan salah satu mahasiswa UMN (Universitas Muslim Nusantara Al-wasliyah)
g. Tanda Petik (“…”)
Tanda petik memiliki beberapa fungsi, antara lain:
1. Tanda petik digunakan untuk memberi tanda pada kalimat langsung atau percakapan.
Contoh: “kamu harus sabar dan kuat" kata Nissa
h. Tanda Garis Miring (/)
Tanda garis miring adalah tanda baca berbentuk garis yang bagian atasnya condong ke sebelah kanan garis vertikal dan bagian bawahnya condong ke sebelah kiri garis vertikal.
1. Tanda garis miring digunakan untuk penamaan kode surat, nomor alamat rumah, dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dua tahun takwim.
Contoh: Tahun ajaran 2022/2023.
Bagusss
BalasHapusBagus dan mudah dipahami
BalasHapusMantab
BalasHapusSangat bermanfaat sekali 👍🏻
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusHasilnya bagus terus tingkatkan ya
BalasHapus